This is the other Indonesian song that you like. Kamulah Satu-satunya (You are the only one) by Dewa 19. If the translation for Peterpan’s Tak Bisakah is already challenging enough, this one is 10 times more than that. A brief look at the lyrics and I know, … this one needs interpretation, not translation.
The gist of the song itself can be found in its reff. You are the only one who actually understand me the most. Please forgive me if all this while I have been forgetting you. The ruins of my promises, I will rebuild it for you. All my heartbeats are calling… you are the only one.
Oh… don’t wonder why the look and feel of the videoclip is a bit outdated. This song was from more than 10 years ago. I listened to it as an undergraduate.
KAMULAH SATU-SATUNYA
Laras hati
Berkelana iris janji
Mengukir bisikan
Bisikan memacu hasrat
Desir-desir mimpi
Isyaratkan legit duniaReff:
Kamulah satu-satunya
Yang ternyata mengerti aku
Maafkan aku selama ini
Yang sedikit melupakanmu
Segala santun
Yang kau endap di jiwaku
Tak terisap dulu
Kini kecapkan sesalku
Anyaman cintamu
Terkoyak buram mataku
Reff:
Kamulah satu-satunya
Yang ternyata mengerti aku
Maafkan aku selama ini
Yang sedikit melupakanmu
Laras hati
Alirkan diri kembali
Membujur tubuhku
Sejuk pangkuan dirimu
Tak ingin terbungkus
Terbungkus penyesalan
Puing-puing janjiku
Kupugar kembali untukmu
Segala denyut nadi memanggil
Kamulah satu-satunya
Kamulah satu-satunya
Kamulah satu-satunya
Kamulah satu-satunya
Maafkanlah aku selama ini….
Reff:
Kamulah satu-satunya
Yang ternyata mengerti aku
Maafkan aku selama ini
Yang sedikit melupakanmu
Puing-puing janjiku
Kupugar kembali untukmu
Segala denyut nadi memanggil
Kamulah satu-satunya
(back to reff)